Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

PART 1 : Pengenalan Javascript

Hai Sahabat banker Setelah kemarin saya membahas artikel tentang Belajar Html kali ini saya akan menulis juga pengenalan tentang javascript karna proses belajar untuk membuat web tidak akan terlepas dengan bahas satu ini. setelah kemarin kita berkenalan dengan struktur dasar html kali ini kita akan berkenalan dengan bahasa satu ini kenapa ? karna untuk membuat sebuah program ikatan antara html dan javascript sangatlah erat. mereka bekerja bersama - sama dan saling membutuhkan satu sama lain. sebelum kita membuat sebuah project alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan bahasa yang satu ini.

MENGENAL JAVASCRIPT
JavaScript adalah bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web yang dinamis dan interaktif. Anda sanggup melakukan banyak hal dengan JavaScript. Anda dapat memulai dari fitur sederhana layaknya memilih layout, meenampilkan respon ketika mengklik button, caousels, dan gallery gambar. Anda juga sanggup Membuat game, animasi 2D dan 3D, aplikasi yang berhubungan bersama dengan database dengan bahasa ini.  Para programer menggunakan JavaScript untuk pengembangan web front-end yang nantinya akan bekerja bersama HTML dan CSS.

ASAL MULA JAVASCRIPT

Ketika World Wide Web pertama kali muncul di awal tahun 1990, seluruh halaman web bersifat statis.
Untuk menjadikan halaman selanjutnya bisa berinteraksi dan melaksanakan suatu hal sebagai tanggapan atas tindakan, Anda perlu menambahkan lebih dari satu bentuk bahasa pemrograman untuk “menginstruksikan” halaman bagaimana harusnya merespons anda tanpa harus mengisi lagi halaman web.

Pencetus java script adalah Netscape yang dikembangkan oleh Brendan Eich, Netscape merupakan perusahaan pertama yang mengeluarkan bahasa pemrograman yang sangat mungkin halaman web jadi interaktif. pada awal kemunculan javascript bahasa tersebut diberi nama LiveScript dan diintegrasikan ke di dalam browser. Ini artinya browser akan menafsirkan perintah secara segera tanpa perlu kode yang akan dikompilasi dan tanpa perlu plugin. Siapa pun yang manfaatkan Netscape bisa berinteraksi bersama halaman yang manfaatkan bahasa ini. Setelah berhasil mengembangkanya, Netscape mengambil keputusan untuk mencoba menguangkan ini bersama mengganti nama bahasa yang ada di browser mereka jadi JavaScript. Pentingnya bahasa script ini benar-benar besar untuk menaruh perkembangannya di masa depan.kemudian  Pada Tahun. 1996, JavaScript diserahkan ke  ECMA International (European Computer Manufacturers Association) yaitu badan standar internasional yang kemudian bertanggung jawab atas perkembangan bahasa selanjutnya. Alhasil, bahasa selanjutnya secara resmi berganti menjadi ECMAScript atau ECMA-262, tapi biasanya orang masih menyebutnya JavaScript. Eich selesaikan versi JavaScript pertama dalam kurung waktu kurang dari dua minggu karena ia membutuhkannya untuk diselesaikan sebelum saat peluncuran versi beta Navigator 2.0. JavaScript dan diberi nama Mocha pada awal peluncuranya.

Apa saja yang bisa dilaksanakan oleh JavaScript?

Bahasa JavaScript terdiri dari lebih dari satu fitur programming yang membantu Para Developer mengembangkan web antara lain:


  1.  Menyimpan value yang bermanfaat di dalam sebuah variabel. Misalnya, kalau Anda inginkan memasukkan sebuah nama baru di dalam web Anda, Anda tinggal menaruh nama itu di variabel yang bernama “name”.
  2. Operasi terhadap teks (dikenal sebagai “string” di dalam pemrograman). Pada contoh di atas, kami menyita string “Player 1:” dan digabungkan bersama variabel name untuk sebabkan label teks lengkap, mis. ” Pemain 1: Chris “.
  3. Menjalankan kode untuk menanggapi momen tertentu yang berjalan terhadap halaman web.
  4. Dan masih banyak fitur yang dapat digunakan

Yang lebih menarik adalah fungsionalitas yang bisa dibangun di atas bahasa JavaScript inti yang disebut sebagai Application Programming Interfaces (APIs). API bisa digunakan di dalam kode JavaScript Anda agar fitur-fitur yang dibikin oleh JavaScript jadi lebih kuat lagi.

Bagaimana JavaScript berjalan terhadap halaman Anda?
Sekarang, Anda akan melihat bagaimana langkah kerja dari satu kode JavaScript dan melihat apa yang berjalan di halaman web Anda dikala Anda manfaatkan kode-kode tersebut.

Keamanan Browser
Setiap tab browser miliki bucket yang terpisah untuk mobilisasi kode-kode (buckets ini disebut sebagai execution environment). Yang dimaksud disini adalah kode-kode di setiap tab bekerja secara terpisah, dan kode di satu tab tidak bisa mempengaruhi kode di tab lainnya. Hal Ini dapat membantu memastikan keamanan browser karena jika kode-kode ini bisa saling mempengaruhi meskipun berada dalam tab yang berbeda, informasi Anda dapat dihack melalui kode-kode tersebut.

Interpreted vs Compiled Code
Anda kemungkinan mendengar istilah interpreted dan compiled . JavaScript adalah bahasa pemograman interpreted. Kode ini dilaksanakan dari atas ke bawah dan hasil perjalanan kode akan terlihat bersama cepat dan segera..  bahasa yang dikompilasi ke bentuk lain sebelum saat dilaksanakan oleh komputer. Misalnya C / C ++ dikompilasi ke dalam bahasa assembly yang sesudah itu dilaksanakan oleh komputer.

Kedua pendekatan ini sebenarnya miliki keunggulan yang berbeda.

Server-side VS client-side code
Kode client-side adalah kode yang dilaksanakan di pc pengguna – kala halaman web dilihat, kode client-side halaman selanjutnya akan di-download, lalu dilaksanakan dan ditampilkan oleh browser. Dalam modul JavaScript ini kami secara eksplisit berkata berkenaan client-side JavaScript.

Kemudian, kode server-side dilaksanakan di server, sesudah itu hasilnya didownload dan ditampilkan di browser. Contoh bahasa web server-side terkenal termasuk PHP, Python, Ruby, dan ASP.NET. JavaScript termasuk bisa digunakan sebagai bahasa server-side.

Kata dinamis digunakan untuk melukiskan JavaScript yang ada di client-side dan bahasa server-side ini mengacu terhadap kapabilitas untuk memperbarui penampilan halaman / aplikasi web untuk memperlihatkan hal yang berlainan di dalam suasana yang berlainan dan menghasilkan konten baru cocok kebutuhan. Kode server-side secara dinamis menghasilkan konten baru di server, sekiranya menarik data dari database, sedangkan JavaScript client-side secara dinamis menghasilkan konten baru dalam browser kepada klien, sekiranya sebabkan tabel HTML baru, memasukkan data yang diminta dari server ke dalamnya, sesudah itu menampilkan tabel di halaman web yang ditampilkan kepada pengguna. Keduanya sebenarnya sedikit berbeda, tapi mereka terkait, dan ke dua pendekatan ini (server-side dan client-side) biasanya bekerja sama.
Nanda Krisbianto
Be a person who is useful to the world, Never sink with limitations.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter