PART 2 : Struktur Dasar penulisan Javascript

Hai sahabat banker setelah saya mengenalkan anda dengan javascript hari ini saya akan beralih ketopik kedua. setelah kita tau sejarah javascript kita juga harus tau dasar dari javascript. Bagaimana penulisan dalam javascript. Maka dari itu pada kesempatan Hari ini kita akan belajar struktur dasar javascript. langsung saja ke pembahasan materi.




JavaScript dapat diimplementasikan dengan menggunakan pernyataan JavaScript yang ditempatkan diantara tag HTML <script>...</script> pada halaman web. Penempatan tag <script> yang berisi code JavaScript dapat ditempatkan dimanapun dalam halaman web, namun biasanya direkomendasikan diletakkan didalam tag <head>. Dibawah adalah sebuah syntax sederhana JavaScript:


<script>

kodejs

</script>


Tag script memiliki dua atribut penting.
  •  Language – attribut ini menentukan bahasa script apa yang akan digunakan. Pada Dasarnya, nilai untuk atribut ini adalah “javascript”. Namun pada versi HTML terakhir telah menghapus penggunaan attribut ini.
  • Type attribut ini menunjukkan jenis script yang digunakan dan nilainya harus di set ke “text/javascript”.

Sehingga kode JavaScript akan tampil seperti berikut:


<script languange="javascript" type="text/javascript>
kodejs
</script>


Hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam JavaScript adalah:
  1. Seperti bahasa pemrograman lainya  seperti C++,C#/Java, perintah dalam JavaScript diakhiri dengan “;” (titik koma) 
  2.  JavaScript akan mengabaikan penggunaan spasi, tab dan newline jadi bahasa javascript tidak akan terpengaruh oleh penggunaan tersebut.
  3. JavaScript merupakan bahasa pemrograman yang bersifat case-sensitive. Hal ini berarti huruf besar dan huruf kecil dianggap berbeda. Sebagai contoh tulisan head dan HEAD dianggap berbeda 
  4. Komentar JavaScript menggunakan:
    //         à untuk satu beris perintah
    /*...*/  à untuk kelompok program (banyak baris)


1. Script Pada Bagian Head

Script pada head memiliki fungsi yang lebih baik. karna pada dasarnya script akan di load terlebih dahulu sebelum eksekusi. script pada head biasanya berisi tentang perintah untuk melakukan sebuah program function.


<head>
<script>
kodejs
</script>
</head>


2. Script Pada Bagian Body

Script akan berjalan pada saat halaman dimuat sampai dibagian <body>. Ketika anda menempatkan script pada bagian ini berarti antara isi dan JavaScript dijadikan satu bagian.


<body>
<script>
kodejs
</script>
</body>

3. Script Pada External 

Ketika Anda mulai bekerja lebih luas dengan JavaScript, Anda akan cenderung menemukan bahwa ada beberapa kasus di mana Anda menggunakan kembali kode JavaScript yang identik pada banyak halaman situs.Anda tidak dibatasi untuk mempertahankan kode identik dalam banyak file HTML. Tag skrip menyediakan mekanisme untuk memungkinkan Anda menyimpan JavaScript dalam file eksternal dan kemudian memasukkannya ke file HTML Anda.Berikut adalah contoh untuk menunjukkan bagaimana Anda dapat memasukkan file JavaScript eksternal ke dalam kode HTML Anda menggunakan tag skrip dan atribut src-nya. Untuk membuat Javascript external anda hanya cukup membuat isi kode javascriptnya saja dan nantinya diberi extension file .js contoh menampilkan tulisan hello world menggunakan javascript external


 alert('Hello world');

Setelah anda membuat file seperti diatas anda dapat menyimpan dengan nama helloworld.js dan memanggil script dalam html dengan cara menambah atribut <script src="code.js">


<head>
<script src="helloworld.js">
</script>
</head>

0 Response to "PART 2 : Struktur Dasar penulisan Javascript"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel