Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Mengenal Jurusan Tehnik Sipil Sebelum Masuk Kesini !

B-KREATIF - Penasaran sama Jurusan Teknik Sipil? Kali ini kita akan berkenalan dengan jurusan keren yang satu ini supaya kamu lebih paham seluk beluknya. Teknik sipil diartikan sebagai praktek merancang, membangun, dan memelihara lingkungan. Istilah teknik sipil baru muncul pada tahun 1800. Meskipun demikian, sebenarnya teknik sipil sudah ada sejak 4000 SM.
tehnik industri

Jika kamu kuliah di jurusan teknik sipil, kamu akan belajar merancang dan mensupervisi pembangunan infrakstruktur seperti bangunan, jalan raya, jembatan, terowongan, penyimpanan air, sistem pembuangan kotoran dan lainnya.

Dalam bekerja, seorang insinyur teknik sipil bekerja bersama dalam tim. Fokus mereka yakni bagaimana menggunakan teori dan model bangunan untuk memperkirakan kinerja suatu desain bangunan. Biasanya uji desain dilakukan dalam skala kecil terlebih dahulu.  Setelah diuji dan mempertimbangkan berbagai faktor seperti manfaat bangunan, anggaran dan keselamatan kerja, barulah dilakukan pembangunan yang sesungguhnya.

Apa Perbedaan Jurusan Teknik Sipil dengan Jurusan Arsitek?

Sekilas, jurusan teknik sipil dan teknik arsitektur memang terlihat sama, karena keduanya mempelajari bagaimaan merancang dan membangun sebuah gedung. Perbedaan yang signifakan yakni, Jurusan Teknik sipil mempelajari bagaimana cara membuat struktur bangunan yang kokoh namun tetap ekonomis, sedangkan jurusan Arsitektur lebih menitikberatkan pada desain bangunan yang menarik.

Singkatnya, teknik sipil mengeksekusi desain dari arsitek agar menjadi wujud bangunan yang nyata, dengan mempertimbangkan faktor-faktor, misalnya keamanan dan ketahana bangungan, anggaran, fungsi, dan lainnya

Apa saja yang dipelajari?

Di jurusan teknik sipil sendiri banyak aspek yang perlu kita pelajari. Ini seperti cabang-cabang dari disiplin ilmu teknik sipil tersebut. Setiap cabang memiliki ahli tersendiri, oleh karena itu ketika kamu nanti atau saat ini kuliah di teknik sipil alangkah lebih baik untuk fokus di satu bidang saja. Nah, berikut cabang-cabang ilmu yang adalah dalam tubuh teknik sipil:

1. Struktural

Cabang ilmu struktural mempelajari seluk-beluk dari material dan stuktural yang digunakan dalam pembangunan. Misalkan dalam membangun pondasi bahan apa yang dibutuhkan, campuran semennya berapa, kedalaman podasi berapa. Berbeda jenis gedung tentu beda pula pondasinya, tak mungkin sama rumah biasa dengan gedung bertingkat. Secara sederhana, cabang ilmu struktural berperan penting dalam perancanaan struktur infrastruktur dari pembangun hingga siap digunakan.

2. Geoteknik

Cabang satu ini mempelajari hal-hal terkait tanah, dimulai dari struktur tanah hingga batuan dalam menompang bangunan yang didirikan di atasnya. Lebih jauh lagi, ada ilmu mekanika tanah dalam jurusan teknik sipil. Ada penyelidikan keadaan tanah mulai dari kontur hingga penyelidikan laboratorium.

3. Manajemen Konstruksi

Cabang inilah yang sangat penting dalam perusahaan konstruksi atau kontraktor. Manajemen ini sangat berkaitan dengan ekonomi, maka mahasiswa teknik sipil juga akan belajar bagaimana membuat Rancangan Anggaran Biaya (RAB), penjadwalan pekerjaan, pengembalian modal, biaya proyek hingga hal-hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan.

4. Hidrologi

Cabang ilmu satu sangat terpakai dalam membangun bendungan, kanal, waduk dan lainnya. Di dalamnya terdapat pelajaran mengenai curah hujan, debit air sungai, tekanan air dan sebagainya.

5. Teknik Lingkungan

Teknik lingkungan mencakup permasalahan lingkungan seperti AMDAL, air bersih, limbah dan sebagai macamnya. Pada saat ini ilmu teknik lingkungan juga sudah berkembang sendiri, terdapat beberapa jurusan teknik lingkungan di berbagai kampus di Indonesia. Namun pada dasarnya, ilmu ini adalah bagian dari ilmu teknik sipil.

6. Transformasi

Mencakup sistem transportasi, perencanaan dan pengelolaannya. Macet di jalanan itu juga bagian kajian insinyur teknik sipil lho.

7. Informasi Teknik Sipil

Berkaitan dengan pemetaan wilayah atau perencanaan menggunakan perangkat lunak. Mainan dari cabang baru ini seperti CAD dan GIS (geographic information system).


PROSPEK KERJA LULUSAN JURUSAN TEKNIK SIPIL

Setiap negara ingin terus maju dan berkembang, berbagai bangunan, fasilitas dan infrastruktur terus dibangun untuk meningkatkan kenyamanan hidup masyarakat. Oleh karena itu lowongan kerja untuk jurusan teknik sipil selalu ada. Menurut data terbaru dari Biro Tenaga Kerja Amerika, gaji per tahun dari mereka yang berkarir di bidang teknik sipil berkisar antara $68,220 - $82,220. Berikut ini adalah beberapa contoh pekerjaan teknik sipil:

1. Konsultan / Kontraktor Konstruksi Bangunan

Lulusan jurusan teknik sipil bisa bekerja di bidang pembangunan sebuah kontruksi, contoh posisinya sebagai: structural engineer, site engineer, drafter dan estimator.

2. Program atau proyek pembangunan

Mahasiswa teknik sipil kelak bisa bekerja dalam sebuah rencana pembangunan, misalnya jalan raya, jalan tol, jembatan, rumah sakit, bendungan dan lain - lain. Negeri kita ini merupakan salah satu negara yang masih menggencarkan pembangunan, jadi menjadi mahasiswa teknik sipil dan kelak turut berkarir di bidang pembangunan fasilitas merupakan salah satu peluang yang baik.

3.Pegawai Negeri Sipil ( PNS )

Instansi-instansi pemerintah juga membutuhkan lulusan teknik sipil. Contohnya badan dan dinas seperti Badan perencanaan daerah, PMU-Bina Marga, rumah sakit, Departemen ESDM, Dinas tata kota dan pertamanan.

4. Badan Usaha Milik Negara ( BUMN )

Beberapa BUMN juga menyediakan lowongan untuk sarjana teknik contohnya di Cipta karya ( Perencanan ), Waskita karya ( Bangunan Gedung ), Hutama karya (Jalan dan jembatan ) dan BUMN-BUMN lainnya.

5. Insinyur Konstruksi

Seorang insinyur konstruksi bertanggung jawab akan desain, manajemen dan supervise dari berbagai proyek konstruksi, baik itu adalah proyek bangunan, jalan, jembatan, perairan, sistem pembuangan, dll. Insinyur konstruksi bertugas mempertimbangkan perihal-perihal yang berhubungan dengan lingkungan, perauran konstruksi, dan menentukan dimana sebaiknya bangunan dibangun. Selain itu, insinyur konstruksi juga harus memprediksikan masalah-masalah yang mungkin muncul beberapa tahun kedepan setelah bangunan tersebut jadi, dan bagaimana solusinya. Dalam pekerjaannya, insinyur konstruksi akan bekerjasama dengan arsitek, manajer konstruksi, bagian perencanaan dan surveyor.

6. Insinyur Struktur

Pada umumnya, seorang insinyur struktur bertindak sebagai konsultan bagi para arsitek dan kontraktor. Setelah seorang arsitek selesai merancang bangunan, insinyur struktur akan membuat sejumlah hitungan dan estimasi, seperti bahan bangunan apa yang akan digunakan, mengestimasi daya tahan bahan bangunan (misalnya dalam cuaca ekstrim seperti salju, musim panas), kemudian berdiskusi dengan anggota tim lainnya, misalnya insinyur bahan bangunan dan ahli lingkungan. Insinyur struktur juga menangani perobohan bangunan, atau pemeliharaan bangunan. Sewaktu dan setelah bangunan dibangun, insinyur struktur akan mengunjungi lapangan untuk memastikan semua berjalan sesuai dengan prosedur dan tahapan yang ditentukan.

7. Surveyor Kontrol Bangunan

Tanggung jawab dari profesi ini adalah memastikan semua proyek bangunan mematuhi peraturan dan hukum yang berlaku. Menguji ketahanan fondasi, bahan bangunan, drainase dan inspeksi lainnya juga merupakan tanggung jawab dari surveyor kontrol bangunan. Jika suatu proyek ternyata tidak memenuhi criteria yang disebutkan dalam peraturan dan hukum, surveyor kontrol bangunan perlu memberikan solusi, dengan mempertimbangkan anggaran dan penundaan yang mungkin terjadi.

Mereka juga akan diminta untuk mensurvei bangunan yang rusak akibat bencana alam, dan memberikan solusi bagaimana cara untuk membangun kembali, atau memperbaiki.

8. Insinyur Sumber Daya Perairan

Profesi ini bertanggung jawab dalam membangun fasilitas supplai air. Dalam merancang sistem perairan, mereka harus mempertimbangkan desain, manajemen dan pemeliharaan sistem (sumur bawah tanah, sumber mata air alami). Profesi ini memastikan komunitas sekitar dapat memperoleh sumber daya air yang higenis dan bebas kontaminasi. Dalam pekerjaannya, insinyur sumber daya perairan bekerja sama dengan insinyur struktur untuk mendapatkan informasi bangunan bendungan atau bangunan air lainnya.

9. Insinyur Pemeliharaan Bangunan

Profesi ini mengurus desain, pemasangan dan pemeliharaan dari segala layanan yang diperlukan suatu bangunan untuk berfungsi dengan baik, baik itu pencahayaan, daya listrik, air, sistem keamanan, sistem darurat dan lain sebagainya.

10. Bidang Umum

Lulusan teknik sipil masih punya berbagai alternatif, contohnya mereka bisa bekerja di BUMN yang tidak berhubungan dengan industri di bidang konstruksi untuk pembangunan misalnya Telkom dan PLN. Pekerjaan yang dilakukan lulusan teknik sipil pada perusahaan ini contohnya pada prasarana  tower telekomunikasi serta bendungan untuk pembangkit listrik. Perusahaan – perusahaan swasta juga dapat menjadi tempat bekerja lulusan teknik sipil termasuk perusahaan minyak dan pertambangan.
Nanda Krisbianto
Be a person who is useful to the world, Never sink with limitations.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter