Ads 720 x 90

Fiksioner Free Blogger Theme Download

Niat Bacaan Sholat tarawih dan witir lengkap

B-KREATIF - Niat Bacaan Sholat Tarawih sangat diperlukan ketika kita akan melaksanakanya. Salat Tarawih atau yang biasa disebut dengan Sholat Teraweh adalah sholat sunnah yang akan dilakukan ketika bulan ramadan datang. Sholat ini di laksanakan setelah sholat isya'.

ramadhan

Dalam tata pelaksanaanya, Sholat tarawih akan ditambah dengan sholat witir dan jumlah rakaatnya bisa berbeda-beda. Ada yang melaksanakan sholawat tarawih berjumlah 8 rakaat ditambah witir 3 raakaat menjadi 11 rakaat, ada pula yang sholat tarawih dengan 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir menjadi 23 rakaat.

Perdebatan ini masih menjadi permasalahan sampai saat ini, akan tetapi kamu bisa memilih sesuai  dengan keyakinan masing-masing. lalu bagaimana bacaan Niat sholat tarawih dan sholat witir ? Berikut adalah niat bacaan Sholat tarawih dan sholat witir.

NIAT BACAAN SHOLAT TARAWIH & WITIR

Sebelum melakukan Sholat, kita dianjurkan untuk membaca niat. Berikut adalah Bacaan niat Sholat Tarawiih dan witir :

Niat Sholat Tarawih Berjamaah – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Tarawih Sendiri (Munfarid) – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala”

Niat Sholat Tarawih sebagai Imam – 2 rakaat

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya niat sholat sunnah tarawih dua raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat Sholat Witir – 1 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya niat sholat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa”

Niat Sholat Witir – 3 rakaat

اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa”

KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH 

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya beliau berkata: “Nabi Muhammad SAW, pernah ditanya tentang keutamaan shalat Tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau menjawab :

  1. Di malam pertama, Orang mukmin keluar dari dosanya , seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Di malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Di malam ketiga, seorang malaikat berseru di bawah Arsy: ‘Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.’
  4. Di malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan.
  5. Di malam kelima, Allah Ta’ala memberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjid al-Haram, masjid Madinah, dan Masjid al-Aqsha.
  6. Di malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang ber-thawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Di malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa ‘alaihissalam dan kemenangannya atas Firaun dan Haman.
  8. Di malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.
  9. Di malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
  10. Di malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Di malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Di malam kedua belas, ia datang pada hari kiamat dengan wajah bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Di malam ketigabelas, ia datang di hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Di malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Di malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para pemikul Arsy dan Kursi.
  16. Di malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Di malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Di malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, ‘Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.’
  19. Di malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Di malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Di malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya gedung dari cahaya.
  22. Di malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Di malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Di malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Di malam kedua puluh lima, Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Di malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Di malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Di malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Di malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Di malam ketiga puluh, Allah ber firman : ‘Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.’


AKHIR KATA,

Banyak Sekali keutamaan ketika kita mengerjakan Sholat Tarawih, meskipun sholat tarawih itu sunnah, Akan tetapi Banyak sekalih Fadhilah dari sholat tersebut. Sekian Artikel yang bisa saya bagikan, Jika ada saran, kritik maupun pertanyaan silahkan kirimkan komentar di bawah artikel ini. Terima Kasih Telah berkunjung Semoga dapat bermanfaat.

SUMBER :
https://zakat.or.id/niat-bacaan-sholat-tarawih-witir/
http://www.nu.or.id/post/read/53099/30-fadhilah-shalat-tarawih
Nanda Krisbianto
Be a person who is useful to the world, Never sink with limitations.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter